Thursday, September 3, 2015

Tanda Tanda Karir Seseorang Sedang Naik

tanda tanda karir sedang naik

Bekerja dan menjadi bagian dalam rencana besar suatu perusahaan memiliki arti berbeda bagi setiap. Sementara beberapa orang cukup puas dengan bekerja dari pukul 9 pagi hingga 5 sore, sedangkan yang lain ingin karir mereka terus berkembang.

Untuk hal ini, seseorang harus paham terhadap sinyal - sinyal yang mendatangi mereka sebagai tanda bahwa karir mereka sedang naik atau tidak. Sejak kesuksesan tidak datang dengan mudah, minat untuk mengembangkan diri sendiri adalah suatu keharusan.

Hal-hal kecil seperti menanyakan tanggapan dan mengevaluasi pekerjaan kita akan memberikan kita informasi tentang bagaimana karir kita sedang maju. Dan untuk bergerak maju – jika itu yang kita inginkan – kita harus mencari tahu dimana kita berdiri.

Tanda - tandanya

Apa hal yang penting untuk kita : sukses, ketenaran, uang atau stabilitas? Sementara sebagian orang menggunakan uang untuk mengukur tingkat keberhasilan pribadi dan karirnya, sebagian lagi  lebih suka menemukan kebahagiaan dalam pekerjaannya sehari-hari dan kepuasan pada apa yang mereka kerjakan. Karena satu-satunya hal yang penting adalah kita, maka kita harus berusaha menyenangkan diri sendiri.

Namun demikian, menerima bonus adalah tanda yang jelas bahwa karir kita sedang dalam perjalanan. Sebuah kenaikan jabatan, promosi dan hal-hal semacam itu semua merupakan tanda-tanda positif bahwa kita sudah melakukan pekerjaan dengan baik atau karir kita sedang menanjak.

Tugas khusus

Mengikuti jejak pemimpin kita sering merupakan jalan yang baik untuk meraih posisi atas. Sebagaimana seorang atasan tentu saja ingin melihat karyawannya bekerja secara efisien dan membuat mereka tampak bagus pada gilirannya, karyawan level atas bahkan kemungkinan akan melibatkan kita dalam pekerjaan yang membutuhkan keterampilan dan keahlian.

Diminta untuk melakukan tugas khusus seperti mengatasi krisis humas adalah sebuah pekerjaan yang hanya melibatkan orang-orang istimewa saja, dan jika kita adalah salah satu dari mereka, semua berjalan lancar.

Bahkan jika itu mungkin bukan berarti kompensasi dalam bentuk uang langsung, tema dasarnya adalah perkembangan pesat kita dalam : penerimaan jangka panjang dan kemapanan.

Kitalah orangnya

Diminta untuk menghadiri meeting produksi, misalnya, artinya perusahaan menghargai ide-ide dan kemampuan kita. Meskipun ini cara yang bagus untuk naik dengan cepat dalam karir, berhati-hatilah pada supervisor yang tidak ingin tersaingi oleh bawahannya sendiri.

Tidak ada manajer yang ingin bersaing dengan karyawannya yang sempurna yang kemudian merebut posisi mereka dan melakukannya jauh lebih baik. Jadi berhati-hatilah untuk itu.

Mengambil bagian dalam setiap jenis keputusan inti dalam bisnis merupakan indikasi bahwa perusahaan sangat menghormati kita. Dan jika kita melakukannya dengan tepat, bisa dipastikan kenaikan karir kita tidak membutuhkan waktu yang lama lagi.

Minta tanggung jawab lebih banyak

Meminta lebih banyak pekerjaan bagi kita menunjukkan bahwa kita bersedia bekerja keras. Sebuah tugas yang berprofil tinggi biasanya berarti visibilitas tinggi dan paparan manajemen yang lebih tinggi juga, dimana akhirnya menghasilkan promosi atau kenaikan gaji.

Diundang untuk duduk dengan eksekutif puncak dan manajer regional dapat menjadi tkita disetujuinya karya kita. Hal yang sama berlaku juga ketika mereka meminta tanggapan dan pendapat kita mengenai proyek di luar departemen kita.
Sebagaimana segala sesuatu dalam hidup, kita perlu rencana ….

Merebut hari

Tidak ada yang menjelaskannya seperti pepatah lama “Rebut hari ini.” Mengambil tanggung jawab, gigih dan bersikap positif adalah semua yang diperlukan untuk sukses. Tetapi semuanya dimulai dengan sebuah rencana.

Banyak kisah sukses seperti itu dari Leigh Steinberg, manajer olahraga terkenal yang terinspirasi film Jerry Maguire dengan Tom Cruise. Pada awalnya, Leigh hanya membantu teman baiknya, seorang pemain sepakbola, dalam bernegosiasi untuk kontrak profesionalnya yang pertama. Dan dua puluh tahun kemudian, dia adalah salah satu orang yang terbaik dalam bisnis ini.

Tetapi apa yang dapat kita lakukan untuk menuntun hidup kita dan berakhir dengan keberhasilan? Cara terbaik untuk membangun hidup kita dan pada akhirnya adalah keberhasilan kita adalah dengan menulis tujuan-tujuan kita di atas kertas.

Membuat rencana baru

Sama seperti artikel atau laporan, pelaksanaan yang baik dimulai dengan perencanaan yang tepat dan penerapannya. Mengapa tidak menuliskan beberapa tujuan profesional yang ingin kita capai, bersama dengan batasan waktunya? Meskipun kita mungkin memiliki niat baik diikuti dengan tindakan kita, menetapkan deadline adalah sebuah motivator yang baik.

Berikut ini beberapa contoh hal yang mungkin dapat kita masukkan dalam rencana karir kita :

Menyelesaikan pendidikan kita
Mendapatkan pekerjaan pertama
Mendapatkan promosi jabatan
Jalan-jalan
Lanjutkan pendidikan
Mulai menjalankan perusahaan sendiri
Menerima pendanaan
Terbuka kepada umum
Pensiun kaya dan hidup bahagia selamanya…

Memetakan masa depan kita dalam bingkai waktu tahunan adalah cara yang bagus untuk menetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang untuk diri kita sendiri. Jika kita ingin perspektif yang lebih lama pada banyak hal, rentangkan rencana kita selama bertahun-tahun dan dekade.

Melakukan perjalanan bisnis selama tahun-tahun awal adalah rencana yang bagus sebelum kita memiliki anak, karena kita tidak akan tenang meninggalkan kota tanpa rasa khawatir setelah kita memulai sebuah keluarga.

Jadi tidak peduli kapan kita menemukan jati diri kita, akan ada cara-cara untuk mengetahui apakah kita sudah bagus dalam perencanaan masa depan atau tidak. Jadilah visioner dan berhati-hatilah dengan rintangannya.

sumber gambar : Gerd Altmann

Wednesday, September 2, 2015

Cara Menjadi Lebih Produktif Dengan Waktu Sedikit

Cara Menjadi Lebih Produktif Dengan Waktu Sedikit

Menjadi lebih produktif dengan beristirahat

Sepekan waktu kerja kita telah terlewati tetapi kita tampaknya belum melakukan banyak hal yang seharusnya dapat kita lakukan. Apakah karena terlalu banyak pekerjaan yang harus kita lakukan ataukah kita tidak seproduktif yang kita bisa?

Jawabannya bisa jadi merupakan gabungan keduanya. Tetapi beberapa petunjuk sederhana berikut ini akan memungkinkan kita untuk mengoptimalkan usaha dan melakukan banyak pekerjaan dalam waktu singkat. Hal-hal seperti beristirahat sejenak, tidur di siang hari dan memprioritaskan tugas-tugas dapat meningkatkan produktivitas kita.

Beristirahat sejenak

Hal sederhana seperti bangkit dari kursi kita dan pergi ke kamar mandi termasuk melakukan istirahat sejenak. Bekerja terus-terusan pada komputer tanpa disadari dapat menyebabkan kelelahan otak sehingga pikiran seringkali menjadi tidak fokus.

Tujuan beristirahat sejenak adalah untuk menghindari atau setidaknya meminimalkan perjalanan psikis yang luar biasa di siang hari. Atau pergilah ke jendela dan lihatlah pemkitangan di luar untuk sedikit kesegaran. Hal ini dapat dibandingkan dengan sebuah ungkapan “Dalam rangka untuk menghasilkan uang, kita harus mengeluarkan uang.”

Dengan kata lain, untuk menghemat waktu dan bekerja lebih efisien, kita harus mengambil beberapa waktu untuk beristirahat sejenak dari pekerjaan. Di sisi lain, kita tidak seharusnya melakukan beberapa hal seperti makan di meja kerja kita dengan alasan karena masih banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan. kita berpikir bahwa kita akan menghemat waktu dengan makan di meja kerja kita tetapi kenyataannya kita akan jauh lebih produktif jika kita bangkit dari meja kita sekitar 10 menit. Tentu saja, meja kita harus digunakan semata-mata hanya untuk tujuan bekerja.
Hal ini bertujuan agar kita dapat benar-benar fokus pada pekerjaan saat kembali ke meja kerja kita.

Kekuatan istirahat siang

Apa yang orang Spanyol sebut sebagai ‘siesta’ atau istirahat siang telah dikecam oleh para eksekutif Amerika yang berorientasi pada produktivitas. Mereka umumnya tidak memperhatikan kebutuhan pokok tubuh manusia. Meskipun rata-rata orang dewasa mendapatkan sekitar 7 jam tidur setiap malam, namun secara teori mereka seharusnya tidur 8 jam atau lebih.

Stkitarnya, tubuh secara alami ingin tidur antara pukul 2 sampai 4 pagi hari termasuk juga di siang hari. Studi menunjukkan bahwa gangguan tidur pada karyawan dapat menyebabkan perusahaan mengalami kerugian sekitar $ 18 billion setahun karena produktivitas yang hilang. Jadi ada beberapa kebenaran tentang keuntungan beristirahat di siang hari.

Tidur siang singkat seperti di meja kita, di mobil kita (saat tidak bergerak, tentu saja), atau bahkan di taman akan memungkinkan kita untuk segar kembali sehingga dapat bekerja dengan lebih fokus. Tidur siang dengan durasi tidak lebih dari 15 – 30 menit akan memberikan kita energi untuk bekerja sepanjang hari.

Jika kita segan tidur siang karena takut dikatakan pemalas, mari kita lihat orang-orang legendaris berikut yang selalu mengambil kesempatan untuk tidur siang.

Presiden Amerika John F. Kennedy selalu membiasakan diri tidur siang selama 15 menit dengan cara bersandar ke belakang dan menaruh lengan menutupi wajahnya.
Winston Churchill biasa merencanakan meeting strategis di waktu tidur siangnya.
Albert Einstein biasa mengambil waktu tidur siang untuk memulihkan dan meningkatkan produktivitasnya.
Thomas Edison, penemu lampu pijar, lebih memilih rutin tidur sepanjang siang hari daripada tidur di malam hari.

Tetapi bagaimana jika kita adalah tipe konvensional yang tidak suka tidur di tempat kerja? Nah, ada cara lain yang dapat membuat hari kerja kita cepat berlalu.

Buatlah daftar tugas

Banyak perusahaan memiliki masalah yang sama yaitu pekerjaan terlihat menumpuk sementara karyawan terus berusaha mengejar pekerjaan yang belum tertangani. Sebenarnya masalah tersebut ada pada persepsi tugas yang harus diselesaikan, dimana tugas-tugas seharusnya tidak perlu dikerjakan secara berurutan.

Menuliskan hal-hal yang harus dikerjakan dalam sebuah daftar secara berurutan adalah cara yang sangat efisien dalam melakukan sesuatu. Tindakan sederhana dengan mencoret hal-hal yang telah dicapai sangat bermanfaat karena dapat membuat karyawan lebih termotivasi untuk melanjutkan.

Bayangkan sebuah gambaran dimana ada dua karyawan yang memiliki jumlah pekerjaan sama dan harus diselesaikan pada hari itu juga. Karyawan yang membuat daftar tugas sederhana akan paling mungkin menyelesaikan segala sesuatu dengan cepat dan teratur sedangkan karyawan tanpa daftar tugas akan membuang-buang waktu dengan terus memutuskan mana pekerjaan yang harus dilakukan setelah pekerjaan yang satu selesai. Inilah yang dimaksud dengan produktivitas yang hilang…memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Meskipun banyak orang berpikir bahwa mereka harus segera menyelesaikan pekerjaan begitu pekerjaan itu datang, tetapi nyatanya hal tersebut tidak terjadi. Memprioritaskan tugas memungkinkan seseorang untuk mengerjakan tugas-tugas utama baru kemudian menyelesaikan tugas tambahan.

Apa yang harus dilakukan pertama kali

Cara terbaik adalah dengan membuat lembar kerja sederhana untuk beberapa hari atau minggu yang berisi pemisahan tugas-tugas untuk pagi dan sore hari termasuk tugas-tugas rutin yang butuh dikerjakan terus menerus.

Catatan tempel berwarna kuning hanya akan membingungkan kita karena membacanya disana sini. Pusatkan semua pikiran kita hanya pada satu stkitar daftar tugas.

Kemudian pertimbangkan batas waktu yang diperlukan untuk mengerjakannya, misal menulis memo internal, menjawab email, mengirim faks, melakukan penelitian dan lainnya.

Setelah langkah ini dilakukan, tuliskan nomor sesuai prioritasnya di sebelah daftar masing-masing tugas berdasarkan lama waktu pengerjaan dan kemampuan otak yang dibutuhkan. Ini berarti kita harus menjawab email masuk dan menelepon di saat kita beristirahat sejenak. Maksudnya di saat otak kita mulai lelah beralihlah ke tugas sederhana dan tugas rutin sehari-hari. Kegiatan semacam itu tidak perlu diberikan slot waktu tertentu karena digunakan untuk mengisi waktu luang kita.

Ingatlah untuk memberikan fokus tinggi pada pekerjaan kita selama jam-jam produktif baik di pagi hari atau sore hari tergantung kapan waktu terbaik kita dalam bekerja.

Beberapa hal dibawah ini baik untuk meningkatkan produktivitas kita :

Kendalikan gangguan
Jauhkan panggilan telepon singkat
Delegasikan sebanyak mungkin
Jangan membuat janji yang mustahil ditepati
Selesaikan tugas sebelum pindah ke tugas selanjutnya
Minimalkan dorongan untuk bersosialisasi selama jam kerja
Pisahkan kehidupan kerja dari kehidupan pribadi kita

Tujuan dibalik menjadi lebih produktif adalah belajar mengembangkan strategi kerja yang membuat orang dapat melakukan pekerjaan dengan lebih efisien. Ini akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik dan mengurangi tingkat stres kita.

Jadi buatlah daftar tugas, istirahat atau tidur sebentar. Apapun yang tepat untukmu, lakukanlah.

sumber gambar : morguefile

Tuesday, September 1, 2015

Apa Yang Anda Lakukan Ketika Kehilangan Pekerjaan?

cara menghadapi pemecatan PHK

Hal ini kemungkinan telah terjadi diantara kita dan sesuatu yang paling tidak kita duga sebelumnya. kita mungkin datang dan siap bekerja kemudian supervisor memanggil kita ke ruangan untuk rapat singkat. Beliau duduk dan mulai menjelaskan tentang bagaimana perusahaan telah melalui masa-masa sulit. Sejauh ini tujuan pembicaraan jelas, tetapi kita belum memiliki gambaran tentang  apa yang dia maksudkan.

Selanjutnya kita tahu, dia mulai berbicara mengenai pengurangan karyawan, terutama di departemen kita. Kemudian – berita yang mengejutkan – dia dengan ramah menyodorkan slip gaji padahal baru kemarin kita gajian. Hal ini  menyebabkan setiap karyawan tiba-tiba merasa mulas dan berkunang-kunang.

Penyebab : Mengapa hal itu bisa terjadi?

Pikiran pertama yang timbul pada kita adalah kita tidak memenuhi harapan dan tidak mampu mengerjakan tugas-tugas sebagai karyawan. Tetapi dalam banyak kasus, ini bukan penjelasan yang benar untuk kejadian tersebut.

Pada sebagian besar kasus, kinerja perorangan memiliki sedikit atau bahkan tidak ada hubungannya dengan pemberhentian dari pekerjaan. Kemungkinannya adalah bahwa orang tersebut tidak sendirian dalam prosedur HR ini. Pengurangan, penghapusan dan penggabungan memainkan peran penting dalam menentukan nasib banyak karyawan.

Jika kita tidak yakin akan hal ini, perhatikan saja ketentuan yang digunakan dalam prosedurnya. Karyawan yang “diberhentikan” tidak sama dengan dipecat. Meskipun ini adalah situasi yang sulit untuk diatasi, tetapi tetap butuh pemulihan yang cepat.

Lihatlah dari sudut yang lain, jika seorang manager ingin menyingkirkan seorang karyawan karena ketidakmampuannya, orang tersebut kemungkinan sudah merasakan sebelumnya. Penalaran disini adalah bahwa karyawan akan diperingatkan sebelumnya untuk memperbaiki cara-cara profesionalnya di tempat kerja.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa pertanyaan dasar yang akan menunjukkan ke arah alasan sebenarnya mengapa seseorang diberhentikan :

Apakah saya satu-satunya orang yang kehilangan pekerjaan?

Jika banyak karyawan yang terkena dampak  ini, bisa jadi kita memang diberhentikan murni karena tujuan keuangan. Ini bisa menjadi indikasi yang baik bahwa perusahaan sedang melakukan perampingan dan memfokuskan kembali upaya dalam industri.

Apakah saya bisa melihat tanda-tandanya?

Apakah ada tanda-tanda bahwa ini akan terjadi? Apakah ada alasan logis dibalik mengapa kita harus diberhentikan?

Apakah alasan perusahaan memberhentikan saya?

Jika kita memiliki keraguan bahwa perampingan dan restrukturisasi bukan alasan utama pemberhentian kita, cari tahu hal tersebut. Kalau itu karena kualitas kerja kita, maka perbaikilah kelemahan-kelemahan kita.

Efek : Bagaimana menyikapinya

Sebuah jenjang karir adalah salah satu hal yang mengalami banyak perubahan secara teratur, dan itu membuatnya menarik serta layak untuk dikejar. Perubahan dalam karir dapat diibaratkan sepasang celana yang baru kita beli.

Celana itu baru dan kita menyukai segala hal tentangnya, seperti warna, ukuran dan model. Tetapi akhirnya cara kita memakainya sama dengan perkembangan kita pada sebuah pekerjaan. Sehingga kita harus mempermak celana tersebut agar lebih leluasa bergerak dan lebih lebar tentunya.

Pertambahan berat badan kita sama dengan pertambahan pada pengalaman dan pengetahuan yang berkaitan dengan pekerjaan. Ini hanya sebuah penantian masa transisi, apakah itu untuk sepasang celana baru atau pekerjaan baru.

Beberapa orang yang paling sukses di dunia telah mencapai puncak karena mereka dipaksa melakukan perubahan di sepanjang hidup mereka. Hanya sedikit orang yang mendorong diri mereka untuk terus berusaha mencapai tujuan-tujuan baru dan mengejar semua tantangan yang muncul dengan kekuatan yang dimiliki.

Tampaknya sebuah tantangan yang terlihat tidak mungkin diatasi dan waktu-waktu menyedihkan kita adalah bahan bakar yang sangat kita butuhkan dalam perubahan karir. Jadi, sadarilah alasan dibalik kejadian tersebut.

Beri diri kita ruang untuk berbuat kesalahan

Tidak seorangpun belajar tanpa uji coba, dan inilah akhirnya bagaimana mereka dapat melampaui diri mereka sendiri.

Jangan takut mengambil sebuah kesempatan

Mempersiapkan diri melawan sebuah perubahan dalam rutinitas kita akan sering menuntut banyak hal berubah pula.

Luangkan waktu untuk mencari tahu

Inilah kesempatan yang terbaik untuk meletakkan segala sesuatu dalam perspektif dan menyadari apa yang ingin kita lakukan selanjutnya. Apakah kita menginginkan pekerjaan di bidang yang berhubungan ataukah ini waktu untuk membuat perubahan karir?

Apa yang saya lakukan sekarang?

Jangan biarkan kemunduran karir menghentikan kita. Mungkin tindakan pemberi kerja dapat menghambat kita sementara, tetapi hanya kita yang dapat memajukan karir kita sendiri.

Ini adalah kesempatan yang tepat untuk menerapkan kemampuan jaringan kita dengan baik. Menghubungi teman dan kerabat mungkin dapat membantu kita menemukan pekerjaan yang lain. Tetapi yang lebih penting adalah membantu kita memahami dan berdamai dengan peristiwa yang memprihatinkan ini.

Menangani situasi semacam ini dengan tepat, mungkin akan terbukti bermanfaat dalam pengaturan bidang profesional kita di masa mendatang. Pengusaha segan mengambil resiko dan tidak suka dengan calon karyawan yang meragukan. Jika mereka harus memilih mempekerjakan karyawan yang telah “dipecat” atau “diberhentikan” mereka kemungkinan memilih yang kedua.

Langkah-langkah awal untuk pemulihan profesional – jika kita dapat menyebutnya demikian – dimulai dengan kepercayaan diri dan mengetahui potensi kita. Pengusaha kemungkinan besar bertanya-tanya pada diri sendiri mengapa kita saat ini berada di bursa kerja jika kita begitu sempurna untuk posisi itu. Dengan kata lain, jika kita memiliki kemampuan yang sangat baik untuk pekerjaan ini, mengapa kita menganggur?

Selama sesi wawancara, bersiaplah untuk menjawab pertanyaan mengenai kisah hidup kita ini. Jangan mengira jawaban dapat dipikirkan langsung saja saat wawancara tiba. Kita bicara tentang masa depan kita, lebih baik persiapkan jawaban kita sebelumnya.

kita tidak perlu menceritakan hal-hal yang tidak ditanyakan. Kelemahan dalam sisi profesional kita jangan pernah ditunjukkan kecuali relevan dengan pertanyaan spesifik yang diajukan.

Tujuannya adalah untuk bertanggung jawab atas jalan yang kita pilih dan membuat segala sesuatu terjadi, bukan hanya menerima saja dan tinggal dengan konsekuensi-konsekuensinya. kita harus bertindak. kita adalah penguasa atas nasib kita sendiri jadi bertanggung jawablah dan buatlah yang terbaik dari setiap situasi yang ada.

sumber gambar : Gerald Altmann

10 Hal Agar Kesalahan Umum Ini Tidak Terjadi

Seorang manajer baru akan berjalan melalui kurva belajar yang menawarkan sangat sedikit kesempatan untuk uji coba. Apakah kita sedang memimpin 6 karyawan atau seluruh departemen, keterampilan manajemen yang baik adalah suatu keharusan.

Manajer diharapkan untuk bertindak dengan cara tertentu dan bertanggung jawab untuk orang lain, sesuatu yang tidak terjadi pada karyawan biasa. Tetapi sebagai pimpinan, kita adalah orang yang menetapkan tenggat waktu, mendistribusikan beban kerja dan mengevaluasi bagaimana karyawan melakukannya.

Dalam beberapa hal, kita bertanggung jawab untuk mengelola kehidupan, setidaknya selama jam kerja.

Jadi agar sebagian besar tugas selesai – dengan cara yang benar – beberapa kesalahan umum harus dihindari. Untuk itu pertimbangkan beberapa saran berikut ini tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk manajer pemula.

Dengarkan karyawan kita

Seorang atasan harus memahami bahwa karyawan juga manusia, dan mereka tidak bisa diperlakukan seperti benda yang menuruti perintah. Karyawan mungkin marah jika mereka ditempatkan, kesal jika mereka kehilangan kunci, atau tertekan saat mengalami putus cinta.

Tips : Dengarkan apa yang diinginkan karyawan dan kembangkan hubungan di luar atasan dan bawahan. Suasana kerja akan membaik melalui hubungan erat ini dan produktivitas akan meningkat.

Buatlah daftar tugas

Berkembangnya perusahaan kita berarti lebih banyak waktu lagi yang dihabiskan untuk mengorganisir dan berpikir ke depan daripada melakukan tugas-tugas padat karya. Oleh karena itu, susunan pekerjaan sangat penting karena kita bertanggung jawab untuk menyelesaikan sesuatu dan jika kita gagal melakukannya maka banyak hal yang tidak selesaikan.

Tips : Cetaklah daftar tugas mingguan untuk diisi dengan tugas sehari-hari, proyek yang sedang berlangsung dan pekerjaan yang tidak terduga.

Menangani tugas-tugas yang mendesak…secepatnya

Ini sejalan dengan konsep daftar tugas. Jika kita harus menyelesaikan sebuah memo internal tentang tempat istirahat kantor dan membuat reservasi untuk makan malam klien luar negeri yang penting, mana yang akan kita dahulukan? Yang terakhir tentu saja.

Memperbaiki server kita untuk memastikan orang dapat mengakses website kita adalah lebih penting daripada menelepon departemen akuntansi menanyakan tentang perbedaan 100 ribu rupiah dalam laporan keuangan perusahaan – jadi belajarlah untuk memprioritaskan.

Tips : Selalu berpikir bahwa tugas yang dilakukan saat ini adalah salah satu tugas yang paling mendesak dan harus diselesaikan saat itu juga.

Mengalokasikan waktu senggang

Meskipun menangani urusan mendesak adalah keharusan, menjadwalkan 10 – 15% dari hari kita untuk “waktu improvisasi” adalah yang utama. Bahkan disaat kita sedang sangat sibuk menyusun proposal, berurusan dengan pelanggan yang sedang marah di telepon tentunya tidak bisa menunggu.

Tips : Belajar dari kesalahan kita dan dengan cepat kategorikan urusan mendesak lebih dulu daripada masalah yang umum. Jadilah seorang manajer sebaik mungkin.

Selalu miliki cadangan

Memiliki rencana darurat artinya kita harus berada empat langkah di depan dari segala kemungkinan, seperti permainan catur. Merencanakan ke depan dan menutupi “belakang” kita adalah ciri-ciri manajer yang baik.

Apa yang kita lakukan jika karyawan terbaik kita memutuskan untuk menerima pekerjaan lain dengan gaji yang lebih tinggi dan kondisi kerja yang lebih baik? Apakah kita membiarkannya pergi dan mencari karyawan baru atau kita membuat sebuah tawaran balik?

Tips : Miliki daftar pengganti untuk setiap posisi. Ini penting memiliki cadangan untuk kekosongan posisi saat karyawan kita memutuskan berhenti dari pekerjaan, daripada kita harus mulai mencari karyawan-karyawan baru lagi.

Jangan menganggap karyawan sebagai perpanjangan diri kita

Banyak orang selalu ingin berhubungan dengan orang-orang yang seperti diri mereka, terutama dalam dunia usaha. Seorang manajer lebih suka bekerja dengan seseorang seperti dirinya, karena kemudian dia tahu apa yang diharapkan.

Tips : Berikan perhatian pada orang-orang yang tidak melakukan sesuatu dengan cara kita, mereka mungkin benar-benar aset, karena dapat memperkenalkan cara berpikir yang baru yang dapat memperluas cara tradisional kita dalam melakukan sesuatu.

Berpikir di luar kebiasaan

Melakukan hal-hal berbeda artinya kita terus menerus berpikir untuk memperbaiki diri dan teknik kita di tempat kerja. Apakah itu selama meeting produksi atau selama perencanaan pajak akhir tahun kita.

Tips : Jangan berpikir bahwa satu-satunya jalan dari A ke B adalah jalan lurus. Sebuah jalan memutar, bahkan jika itu bukan rute terbaik, sering membuat pemikiran kreatif yang mana itu merupakan tujuan utama seorang manajer.

Miliki karyawan kepercayaan

Melakukan segalanya seorang diri tampaknya mustahil karena semakin banyak tumpukan pekerjaan diatas meja kita. Dan seperti para mafia, memiliki orang kepercayaan dapat meringankan tugas kita dan mengajarkan kita untuk mempercayakan tugas-tugas penting kepada bawahan.

Tips : Membangun hubungan dekat dengan orang kepercayaan akan membantu kita menyelesaikan tugas-tugas dengan lebih cepat.

Bersikap serius

Bagaimana kita mengharapkan orang lain mendengarkan jika kita sendiri tidak yakin dengan yang kita katakan? Bersikap serius artinya kita harus percaya dengan apa yang dapat kita lakukan, terutama jika ingin terwujud.

Tips: Selalu persiapkan dan rencanakan ke depan sebelum membuat keputusan karena untuk situasi tertentu tidak mengijinkan adanya kesalahan.

Jangan takut melakukan kesalahan

Tidak membalas panggilan telepon atau lupa menkitatangani cek untuk tujuan inventaris dapat menjadi kesalahan mencolok di mata karyawan. Tetapi dengan menunjukkan kepada karyawan bahwa kita pun melakukan kesalahan akan menyadarkan mereka, bahwa kita adalah orang yang dapat menerima kesalahan, dalam batasan tertentu, selama itu berfungsi sebagai pengalaman belajar satu kali.

Tips : Jangan bersikap terlalu lunak saat karyawan meminta maaf atas kesalahan dalam tugas-tugas mereka. Jika kita berhasil membuat mereka paham agar tidak melakukan kesalahan lagi, kita akan membuat mereka belajar lebih banyak hal.

Beberapa tips diatas akan membantu meringankan beban kita saat menjadi seorang manajer. Cukup simpan dalam pikiran dan ingat aturan emas ini : “perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan oleh orang lain.”

Comments system

Disqus Shortname